Tokoh

Profil Paus Emeritus Benediktus XVI yang Meninggal Dunia

aus Benedikts XVI (Sumber: Wkimedia Commons)

VoIR Indonesia, Jakarta | Kabar duka menyelimuti umat Katolik di seluruh dunia.

Paus Benediktus XVI meninggal dunia pada Sabtu (31/12/2022) pukul 09.34 waktu setempat.

Dilansir dari BBC, Paus Benediktus mengembuskan napas terakhirnya pada usia 95 tahun di Biara Mater Ecclesia, Vatikan.

Kabar meninggalnya mantan pemimpin Gereja Katolik ini berembus setelah kesehatannya selama beberapa hari belakangan menurun.

Hingga beberapa waktu lalu, Paus Fransiskus sempat mengajak umat Katolik untuk mendoakan Paus Benediktus yang kondisinya makin mengkhawatirkan.

Berikut Ini profil Benediktus, Paus pertama dalam Gereja Katolik yang mengundurkan diri dari Takhta Suci dalam kurun waktu 600 tahun terakhir.

Kelahiran Jerman

Paus Benediktus yang bernama asli Joseph Ratzinger ini lahir di Jerman pada 16 April 1927.

Beliau adalah Paus ke-265 Gereja Katolik Roma.

Dikutip dari situs resmi Vatikan, ia berasal dari ayah yang berprofesi sebagai polisi dan keluarganya adalah petani tradisional.

Paus Benediktus sempat menghabiskan masa mudanya di sebuah kota kecil yang berada di perbatasan Austria bernama Traunstein.

Perjalanan spiritual Paus yang pernah memimpin lebih dari satu miliar umat Katolik di dunia ini berawal dari getirnya hidup di bawah rezim Nazi.

Ketika Hitler berkuasa, ia pernah melihat pastor di parokinya dipukul oleh pasukan tersebut sebelum Misa Kudus dirayakan.

Ia juga menyadari munculnya perselisihan yang sengit terhadap Gereja Katolik pada saat itu di Jerman.

Namun, Paus Benediktus muda sempat bergabung dengan divisi tambahan antipesawat sebelum Perang Dunia II berakhir.

Perjalanan spiritual

Perjalanan spiritual Paus Benediktus dimulai ketika ia belajar teologi dan filsafat di Universitas Munich dan sekolah tinggi di freising pada tahun 1946-1951.

Paus Benediktus kemudian ditahbiskan sebagai imam di Katedral Freising pada tanggal 29 Juni 1951.

Penahbisan ini berlanjut dengan peraihan gelar doktor di bidang teologi.

Ia sempat menulis tesis berjudul “The People and House of God in St Augustine’s doctrine of the Church”.

Baca Juga:  Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Jadi Wagub DKI? Ini Profil Keponakan Prabowo

Empat tahun setelahnya, Paus Benediktus memperoleh gelar sebagai profesor dan ia mulai mengajar teologi fundamental dan dogma.

Tempat mengajarnya berada di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Freising.

Paus Benediktus kemudian pindah ke Bonn pada tahun 1950-1969, Münster tahun 1963-1966, dan Tübingen tahun 1966 dan 1969.

Di Universitas Regensburglah, ia ditempatkan sebagai profesor di bidang teologi dogmatis dan sejarah dogma pada tahun 1969.

Di universitas tersebut, Paus Benediktus juga menjadi dekan dan wakil rektor.

Posisinya kemudian berlanjut menjadi kepala penasihat teologis untuk Uskup Agung Cologne, Kardinal Josef Frings.

Posisi itu membuat Paus Benediktus hadir selama empat sesi di Konsili Vatikan II pada tahun 1962-1965.

Perjalanan menjadi Paus

Paus Benediktus kemudian diangkat menjadi Uskup Agung München dan Freising oleh Paus Paulus VI pada 24 Maret 1977.

Ia diangkat dan diperkenalkan sebagai Kardinal oleh Paus Paulus VI dalam Konsistori tanggal 27 Juni 1977.

Paus Yohanes Paulus II lantas mengangkat Paus Benediktus sebagai Prefek Kongregasi Ajaran Iman pada 25 November 1981.

Satu tahun setelahnya, posisi sebagai Uskup Agung Munich dan Freising ditinggalkan olehnya.

Adapun, kursi Takhta Suci Vatikan senakin dekat ke Paus Benediktus kala dirinya diangkat sebagai Wakil Dekan dari Kolese Kardinal.

Ia diangkat pada posisi tersebut pada tanggal 30 November 2002 atas atas perintah Kardinal Uskup sebagai Dekan Dewan Kardinal.

Joseph Ratzinger diangkat menjadi Paus ke-265 pada 19 April 2005.

Setelah konklaf (sidang pemilihan Paus yang baru) digelar, ia memilih nama Benediktus XVI.

Sayangnya, Paus Benediktus memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemimpin umat Katolik di dunia.

Ia meninggalkan posisi Paus pada 28 Februari 2013 lantaran kondisi kesehatannya yang terus memburuk. [Sumber: Kompas.com/Red]

To Top