Nusantara

Prostitusi Berkedok Bar Diduga Menjamur di Kawasan Ruko Kota Indah Tamansari Jakbar

Prostitusi berkedok Bar diduga menjamur di Kawasan Ruko Kota Indah Tamansari Jakbar (Foto: Ist)

VoIR Indonesia, Jakarta | Delapan nama tempat hiburan malam yang berlokasi di Kawasan Rukan Kota Indah, Jalan Pangeran Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat diduga menjadi lokalisasi prostitusi terselubung berkedok Bar dan Massage.

Ke delapan klub malam itu adalah Astro Bar & Massage, Happy Bar & Massage, Mega Ayu Massage & KTV, New Sari Ayu Bar & Massage dan Grand MTR Bar & Massage.

Berdasarkan penelurusan yang dilakukan wartawan, di lokasi tersebut setidaknya ada delapan tempat hiburan malam yang menjajakan minuman keras beralkohol, juga sekaligus melayani pijat.

Pelayanan pijat inilah yang diduga hanya ‘kedok’ saja, padahal prakteknya hanyalah sebagai tempat praktek prostitusi terselubung.

“Jadi di lantai dasar untuk minum-minum (alkohol) ditemani oleh wanita-wanita yang telah disediakan oleh pengusaha. Selanjutnya kalau tamunya mau ‘eksekusi’ tinggal naik aja ke atas,” ujar Anton (30) bukan nama sebenarnya, saat berbincang dengan wartawan, Jumat (25/11/2022).

Anton menjelaskan, sebelum mendapatkan layanan pijat, tamu bisa menikmati minuman keras dahulu ditemani oleh wanita-wanita yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Wabup Ketapang Dampingi Direktur Pesantren Kemenag Silaturahmi ke Sejumlah Ponpes

Kemudian, jika ingin pijat (massage), tamu bisa langsung transaksi dengan tarif yang sudah ditentukan oleh pengusaha.

“Intinya kalau tamu sudah pengen melakukan hubungan badan dengan si wanita yang nemenin minum, tamu bisa langsung naik ke lantai atas,” imbuh Anton.

Menanggapi hal itu, Aktivis Sosial Pemuda Jakarta Barat Peri Ryan meminta kepada instansi terkait untuk melakukan tindakan tegas atas usaha tersebut.

“Jelas jika yang dikatakan benar, sudah menyalahi aturan pemerintah soal usaha bar dan panti pijat,” ujar Peri.

Peri juga mencurigai ada oknum aparatur negeri sipil (ANS) yang bermain di belakang usaha itu.

“Kalau tidak dibackingi oknum aparat mana bisa dia terang-terangan usaha seperti itu,” imbuhnya.

Sekali lagi ia menegaskan, agar Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Sat Pol PP Jakarta Barat untuk menindak tegas jika terjadi pelanggaran.

“Sudin Parekraf dan Pol PP coba cek lokasi, bila perlu nyamar jadi pengunjung. Pasti akan tahu kalau tempat hiburan itu melakukan praktek prostitusi,” tandasnya. [Red]

To Top