Hukum

Peduli Anak Berhadapan dengan Hukum, Polres Bengkayang Siapkan Unit PPA

Salah satu fasilitas yang dimiliki di unit PPA Polres Bengkayang (Foto: Ist)

VoIR Indonesia, Bengkayang | Polres Bengkayang telah membuka Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak atau Unit PPA).

Kapolres Bengkayang AKBP Dr Bayu Suseno menjelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat untuk menindaklanjuti pengaduan/laporan masyarakat khususnya yang menyangkut permasalahan perlindungan, perempuan dan anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Bengkayang, maka melalui Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Sagi, SH, MH telah menyediakan unit khusus yang kerap disebut unit PPA.

Unit ini dilengkapi dengan Ruang Pelayanan Khusus untuk Anak dan Perempuan.

Saat ini, Unit PPA menempati bangunan/gedung sendiri yang berada di belakang bangunan induk Polres Bengkayang.

Bangunan/gedung Unit PPA tersebut dibangun pada tahun 2020 dan sejak awal tahun 2021 sudah dioperasionalkan.

Adapun bangunan/gedung unit PPA tersebut dilengkapi dengan beberapa ruangan sekaligus fasilitas.

Diantaranya, 1 ruang tamu, 2 ruang pemeriksaan, 1 ruang kanit, 1 ruang istirahat lengkap dengan tempat tidur, tv, lemari, dan beberapa ornamen dengan teman anak-anak, ruang pantri/dapur, 1 kamar mandi.

Baca Juga:  Polisi Periksa 12 Saksi Perusakan dan Penyerangan Kantor Satpol PP Singkawang

Ruangan ini sengaja didesain sedemikian rupa sehingga dapat lebih memberikan rasa nyaman kepada masyarakat khususnya untuk perempuan dan anak yang sedang berhadapan dengan hukum.

Selain itu, unit PPA diawaki 4 personel yang terdiri dari 1 pers sebagai Kanit PPA, 2 pers Polwan sebagai anggota pemeriksa dan 1 pers Polki sebagai anggota pemeriksa.

“Kanit PPA kami yaitu Aipda Apolonius pada tahun 2022 pernah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Kalimantan Barat sebagai Penyidik Anak Terbaik. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk Polres Bengkayang,” ujar Kapolres Bengkayang.

Selama tahun 2022 sampai bulan Agustus, sambung dia, unit PPA telah menangani sebanyak 13 perkara dengan rincian 5 perkara tahap 2, 4 perkara dalam proses sidik dan 1 perkara dalam proses Lidik.

“Dengan fasilitas bangunan/gedung, unit PPA ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat di Kabupaten Bengkayang,” pungkas Bayu. [Asmun]

To Top