Politik

Begini Suasana di Sekretariat Satu Jari Indonesia

Bang Agung Mozin, Ketua Umum Satu Jari Indonesia (Foto: Satu Jari Indonesia)

JAKARTA, VoIR Indonesia | Diskusi-diskusi di sekretariat Satu Jari Indonesia selalu ramai dan berkelanjutan.

Para pemikir yang datang beribadah sosial untuk berkonstribusi di medan juang paling tertinggi yaitu Politik Perubahan pada gemerlap kekuasaan.

Keramaian dialektika di kantor Ormas Satu Jari Indonesia ini benar-benar membuat ormas ini sering disebut jadi ormas orang-orang yang terbuka dan terus menjaga optimisme.

Jika Anda berkunjung, Anda akan menemukan di kantor sekretariat Satu Jari Indonesia penuh dialektika dan perdebatan yang amat dalam sampai menjelang selesainya waktu jam kerja.

Satu Jari Indonesia itu tempat padepokan. Satu Jari Indonesia itu tempat bertemu kalangan elite dan tempat meelting poot para penikmat knowloadge akan pembangunan demokrasi yang semakin kekinian.

Agung Mozin selaku Ketua Umum Satu Jari Indonesia membiarkan dialektika terjadi dan sesekali ikut nimbrung berbicara bersama para pemikir.

Kualitas kantor yang diisi oleh perdebatan yang terus menerus, dialektika layaknya para pejuang kemerdekaan, bedanya, para pegiat ormas Satu Jari Indonesia ini berjuang untuk kemerdekaan yang berorientasi kemerdekaan rakyat yang merdeka pengetahuan tentang calon pemimpin yang akan datang.

Baca Juga:  Residivis Curanmor Kembali Dibekuk Polisi di Kebon Jeruk Jakbar

Ormas Satu Jari Indonesia berusaha menjadikan teknologi digital dan suara rakyat menjadi “pengantin”yang menarik di pesta demokrasi.

Dengan gedung besar berlantai lima, sejatinya Agung Mozin atau yang kerap disapa Bang Agung memfasilitasi anak-anak demokrasi menjaga jati diri demokrasi dengan berbagai kekuatan narasi dan teknologi yang memadai.

Anak-anak demokrasi sejatinya merupakan penghuni bagi rumah dialektika kebangsaan bernama Ormas Satu Jari Indonesia.

Bang Agung mengajak kita untuk terus meramaikan rumah dialektika kebangsaan ini.

Kalau orang mulai ragu pada demokrasi, silahkan datang ke sekretariat Satu Jari Indonesia, kalau pemimpin mulai ragu pada gelombang suara rakyat, silahkan kembali yakin dengan menemukan energi di tempat ini, Satu Jari. Indonesia

Kata Bang Agung, kita sedang melawan layu, kita akan terus menjaga bunga demokrasi dengan terus meluruskan shaft, marilah kita menuju kemenangan demokrasi dengan terus menjaga shaft orang-orang yang mau menjaga jati diri demokrasi, mari berdialektika terus, para calon pemimpin rendah hati akan Anda temukan di sini. [Red/Satu Jari Indonesia]

To Top