Politik

Komisi II DPRD Ketapang Angkat Bicara Terkait Demo Ribuan Karyawan PT WHW

Ketua Komisi II DPRD Ketapang, Uti Royden (kanan)

VoIR Indonesia, Ketapang | Ketua Komisi II DPRD Ketapang Uti Royden meminta agar manajemen PT WHW segera memberikan solusi terbaik bagi karyawan yang saat ini bekerja.

Sudah hampir dua tahun, kata Uti, mereka tidak bekerja dengan maksimal serta tidak bisa pulang ke rumah tempat tinggalnya akibat lockdown perusahaan yang diberlakukan.

Hal ini berakibat timbulnya faktor sosial atau pun ekonomi, serta keharmonisan rumah tangga juga terganggu.

“Lockdown boleh saja tapi kan saat ini kita sudah divaksin bahkan hampir merata kita sudah di vaksin semua baik itu PNS dan karyawan swasta,” ungkap Uti.

Melihat kondisi ini, sambung Uti, apalagi alasan manajemen PT WHW untuk tidak memperbolehkan karyawan keluar dan pulang ke rumah atau kembali ke keluarga mereka.

Baca Juga:  Ketua Pansus RUU Terorisme: DPR Belum Sahkan karena Pemerintah Belum Bersikap

“Bahkan saya dengar jika ada karyawan perusahaan keluar tanpa sepengetahuan manajemen, akan diancam PHK atau dipecat,” tambah Uti.

Sebab itu, Uti meminta agar pihak manajemen PT WHW mempertimbangkan permintaan karyawan yang berdemo agar tidak mengundang hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi.

“Harapan saya sebagai Ketua Komisi II bidang Pertambangan dan Ketenagakerjaan agar tidak ada lagi demo kayak kemaren karena dapat mengundang kerumunan dan akan mudah menambah klaster baru atau varian baru,” pungkas dia.

Terakhir, Uti meminta agar pihak manajemen berlaku bijak dan cepat mengatasi krisis karyawan yang ada di PT WHW saat ini.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT WHW menganggapi aksi demo ribuan karyawan perusahaan itu. [Raden Asmun]

To Top