Keamanan

Bupati Bengkayang dan Forkopimda Cek Kesiapan Gereja Sambut Perayaan Natal 2021

Bupati dan Forkopimda Bengkayang cek kesiapan Gereja jelang perayaan Natal 2021

VoIR Indonesia, Bengkayang | Forkopimda Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat melakukan pengecekan gereja-gereja untuk melihat kesiapan Ibadah Natal di Kabupaten Bengkayang, Jumat (24/12/2021).

Beberapa gereja yang dilakukan pengecekan antara lain yaitu Gereja Santo Pius X Bengkayang, Gereja Pibi Angugerah, GKE Imanuel Bengkayang dan Gereja Allah Baik.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE, MM mengatakan Forkopimda melakukan pengecekan gereja untuk melihat kesiapan Misa Malam Natal dan Hari Natal.

“Pada hari ini kami Forkopimda bersama Danmim, Kapolres dan Pastor mengecek lansung untuk persiapan Natal pada malam hari ini dan besok. Jadi melihat kesiapan langsung, jadi tentunya Nataru tahun ini kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang selalu mematuhi prokes terutama penggunaan masker dan juga sudah tervaksin,” katanya.

“Saya juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan ibadah tetap melaksanakan ibadah dengan khusuk, hening. Malam tahun baru juga untuk merayakannya di rumah masing-masing tidak berkerumunan, tidak berkeliaran kesana-kesini dan dimalam tahun barunya tidak konvoi, tidak mabuk-mabukan agar situasi kondusif dan tetap mematuhui Prokes,” tutup Bupati.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang AKBP Arif Agung Winarto, SIK menerangkan bahwa Polres Bengkayang menurunkan personel untuk pengamanan di malam Natal khususnya di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah.

Baca Juga:  Polres Bengkayang Gelar Simulasi Dalmas Kesiapan Personel Jelang Tahun Politik

“Kita lakukan pengamanan di gereja, kemudian mengatur jalan lalu lintas serta melakukan pemantauan atau monitoring jika ada hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga menyiapkan untuk malam tahun baru berupa pengamanan spot-spot yang dimungkinkan adanya kegiatan masyarakat,” tuturnya.

AKBP Arif Agung Winarto juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi apabila ada hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Kami mohon dalam perayaan Natal dan Tahun Baru untuk memakai helm dan memberikan informasi-informasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan. Kalau tidak ada kerjasama kita akan kesulitan. Untuk itu kami membutuhkan dari tokoh masyarakat, tokoh agama untuk memberikan informasi penting apabila membahayan kita semua,” pintanya.

Dandim 1202 Singkawang Letkol Inf Condro Edi Wibowo mengatakan TNI akan bersinergi untuk mengamankan agar pelaksanaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan aman dan lancar.

“Jangan sampai setelah pelaksanaan Nataru muncul masalah baru Covid-19. Kami menghimbau Bengkayang bisa mencapai 70%, maka apa yang menjadi anjuran pemerintah kita memiliki Herd Immunity. Kami mohon kepada masyarakat yang belum agar dapatnya dapat di vaksin. Dari hampir semua yang telah di vaksin tidak ada permasalahan selama mengikuti arahan dari dokter,” tutupnya. [Raden Asmun]

To Top