Hukum

5 Ketua RT Ajukan Mosi Tidak Percaya Kepada Pemilihan LMK RW 013 Jelambar Baru

Jimmy Rukmini (berbaju biru kotak) selaku Ketua RT 006/RW 013 Jelambar Baru (Foto: Istimewa)

VoIR Indonesia, Jakarta | 5 Rukun Tetangga (RT) dari 9 RT di RW 013 Kelurahan Jelambar Baru, serta anggota Pengurus dan Ketua Pengawas P3SRS Rusunami Menara Latumenten menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemilihan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 013 yang akan berlangsung sore ini, Selasa (30/11/2021).

Hal itu disampaikan Jimmy Rukmini, Ketua RT 006/RW 013 saat konefrensi pers kepada media di pintu masuk Rusunami Menara Latumenten, Jelambar Baru, Jakarta Barat, Selasa (30/11/2021).

Jimmy tidak sendiri. Ia didampingi 4 orang ketua RT yaitu Christine Ketua RT 008, Deansi Simmiati Ketua RT 005, Hardisantoso Syamsuri Ketua RT 007 dan Yordi Ketua RT 009, serta sejumlah penghuni Rusunami Menara Latumenten.

Menurut Jimmy, mosi tidak percaya ini diajukan dikarenakan ada dugaan sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Panitia Pembentukan Bakal Calon (PPBC) LMK RW 013 Jelambar Baru. Sejumlah pelanggaran itu diduga melanggar aturan Perda No. 5 Tahun 2010 Tentang LMK.

Sejumlah pelanggaran dimaksud adalah:

  1. Pembentuakan PPBC RW 013 Jelambar Baru tidak transparan dan tidak melibatkan para ketua RT yang ada
  2. Telah terjadi maladministrasi yang dilakukan oleh panitia PPBC dengan mendiskualifikasi bakal calon yang ada tanpa melalui prosedur yang benar dan tidak pernah mengumumkan penetapan calon
  3. PPBC sewenang-wenang menetaplan kebijakan yang pemilihan secara online dengan memaksa dan menyatakan hal tersebut adakah kewenangan mutlak panitia padahal status PPKM di Jakarta sudah turun level 1
  4. Kebijakan panitia PPBC mengenai daftar pemilih calon LMK bertentangan dengan aturan yag berlaku khususnya Perda No. 5 Tahun 2010, Pasal 6 Ayat (6). Ini menunjukkan panitia PPBC tidak netral dan berpihak kepada salah satu calon dan diduga ada kebijakan panitia yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi yakni menetapkan biaya bagi para calon sebesar Rp 15 juta yang dibebankan kepada kepada para calon untuk dibagi Bersama tanpa ada kejelasan perincian dana tersebut
  5. Undangan klarifikasi dari pihak Kelurahan kepada para RT tidak disampaikan Ketua RW kepada TR sehingga Lurah Jelambar Baru beserta staf langsung turun ke RW 013 untuk langsung memastikan menyerahkan kepada yang bersangkutan
Baca Juga:  Indonesia Sekarang Punya 17 Ribu Pulau

Jimmy menambahan siapapun yang menjadi Ketua LMK RW 013 terpilih adalah merupakan yang terbaik untuk di wilayahnya. Namun, yang menjadi persoalan adalah, seharusnya mekanisme aturan pemilihan dijalankan sesuai aturan yang telah ditetapkan di Perda No. 5 Tahun 2010.

Dan yang paling penting menurut Jimmy, mekanisme yang tidak diatur di Perda tersebut, hendaknya dilakukan dengan musyawarah dengan para ketua RT.

“Jangan membuat keputusan di atas keputusan, ini yang kami tuntut dan akhirnya kami sepakat untuk lakukan mosi tidak percaya,” tegas Jimmy.

Jimmy juga menyampaikan persoalan ini sebenarnya sudah pernah dimediasi oleh pihak kelurahan dengan mengundang para Ketua RT, Ketua RW 013, serta PPBC untuk saling klarifikasi, namun disayangkan pertemuan itu tidak dihadiri oleh Ketua RW 013 yang dijabat oleh Arsin Sabianos yang sekaligus menjabat Ketua PPBC.

“Kami berharap Kelurahan Jelambar Bar uterus Amanah dalam menegakkan kebenaran dan keadilan serta aturan yang berlaku,” tutup Jimmy yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Menanggapi mosi tidak percaya dari 5 Ketua RT ini, Arsin Sabianos selaku Ketua RW 013 menyampaikan bahwa dirinya punya bukti dan sesuai aturan dalam melakukan proses pemilihan LMK RW 013.

“Kami punya bukti dan sesuai aturan. Kalau mereka bilang melanggar harus bisa membuktikan dan harus ada keputusan inkra dari pengadilan, baru divonis melanggar aturan,” jawab Arsin melalui pesan singkat WhatsApp kepada VoIR Indonesia, Selasa (30/11/2021). [Tio]

To Top