Nusantara

Genderang Boikot Indomaret Sudah Dimulai, Ini Permintaan KSPI

Saat ini Indomaret Group memiliki 18.603 gerai tersebar di seluruh Indonesia (Foto: Internet)

JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bakal melakukan aksi boikot di seluruh indomaret yang ada di Indonesia jika perusahaan yang sudah go public itu tidak membuka persoalan yang terjadi mereka indomaret kepada publik.  

“Indomaret grup ini adalah Tbk karena itu harus dibuka apa yang terjadi di Indomaret, kenapa PHK, kenapa pidana harus menjadi modus pilihan,” ujar Said Iqbal, Presiden KSPI saat melakukan konferensi pers secara daring, Jumat (28/5/2021).

Said juga menambahkan boikot ini rencananya akan dilaksanakan pada 6 Juni 2021. Boikot ini juga akan diperluas melalui jaringan media sosial.

Selain itu, Said juga menyampaikan boikot akan dilaksanakan jika pihak indomaret tak kunjung membebaskan Anwar Bessy.

Baca Juga:  Andi Desak Oknum Pengurus Tepati Janji Kembalikan Rp 21 Miliar Milik Anggota PPPSRS Apartemen MDC

Ia berharap apa yang KSPI lakukan membaut Indomaret Group berlaku adil dan bijaksana kepada buruhnya, dengan membuat Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Termasuk meminta grup Indomaret melakukan rapat bipartit secara berkala dengan serikat pekerja Indomaret guna membahas segala persoalan yang terkait dengan kesejahteraan buruh dan ketenagakerjaan.

Sebagaimana diketahui, pekerja PT Indomarco Prismatama (Indomaret Group) di Jakarta Utara, Anwar Bessy saat ini harus menjalani persidangan di Pengadilan Negari Jakarta Pusat.

Karena dilaporkan secara pidana oleh pihak perusahaan akibat rusaknya dinding gypsum saat buruh menuntut THR 2020 dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Said Iqbal, KSPI beranggotakan 2,2 juta yang tersebar di 30 provinsi dan lebih dari 300 kab/kota. (**)

To Top