Kesehatan

Depok Optimis Kelurahan ODF Lampaui Target RPJMD 2016-2021

Walikota Depok Mohammad Idris bersama Kepala OPD dan Lurah saat deklarasi bersama Kelurahan ODF, Selasa (29/12/20).

VoIR Indonesia, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok optimis capaian Kelurahan Open Defection Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan,pada tahun 2021 akan lampaui target RPJMD 2016-2021.

Target capaian itu disampaikan oleh Walikota Depok Mohammad Idris saat menghadiri Deklarasi Bersama Kelurahan ODF tahun 2020 di Aula Teratai Gedung Balai Kota, Selasa (29/12/2020)

Idris mengatakan sangat optimis pada tahun 2021 bahwa kelurahan ODF mencapai sebesar 52 persen. Jumlah itu, menurutnya melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 yaitu 48 persen.

“Tahun ini sudah 17 kelurahan, tahun depan 16 kelurahan lagi sehingga totalnya ada 33 kelurahan ODF atau 52 persen, lebih tinggi dari target RPJMD sebesar 48 persen,” paprnya, Selasa (29/12/20).

Baca Juga:  Persatuan Gereja Pentakosta Indonesia Bantu APD Corona Tim Medis RSUD Embung Fatimah Batam

Belasan kelurahan yang didorong untuk ODF tahun depan, tambahnya, yaitu Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Sawangan, Pondok Petir, Sukamaju Baru, Curug, Pangkalan Jati, Cinangka, Bojongsari Baru, Ratujaya, dan Cilangkap, Kemudian Jatijajar, Cinere, Mampang, Limo, Leuwinanggung, serta Kalimulya.

Walikota menjelaskan, ODF merupakan suatu kondisi dimana setiap individu dalam komunitas, tidak buang air besar sembarangan.

“Perlu sinergitas antara perangkat daerah, camat, dan lurah untuk mewujudkannya,” imbuhnya.

Idris menegaskan, capaian Kelurahan ODF menjadi salah satu syarat dalam penghargaan Kota Sehat. Untuk tingkat Padapa minimal 60 persen, Wiwerda 80 persen, dan Wistara 100 persen.

“Tapi Kota Sehat bukan tujuan, melainkan kesejahteraan masyarakat yang utama. Untuk itu lurah dan camat harus terus menghitung ulang diagnosanya,” pungkasnya. (Rik)

To Top