Kesehatan

Sempat dari Zona Merah, 1 Pasien ODP Covid-19 Dirawat di RSUD Doloksanggul

Illustasi Covid-19. Foto (harianhaluan)

Humbahas, VoIR Indonesia – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Humbang Hasundutan Hotman Hutasoit merilis satu pasien orang dalam pemantauan (ODP) di ruang isolasi RSUD Doloksanggul, sejak, Senin (20/4) kemarin.

“Sesuai dengan hasil konfirmasi yang diberikan oleh Direktur RS menyangkut pasien ODP berasal dari warga Desa Lumban Barat, Kecamatan Paranginan berkelamin laki-laki,” ungkap Hotman, Selasa (21/4) malam melalui telepon.

Hotman menjelaskan pada tanggal 20 April, sekitar pukul 04.40 WIB pasien bernama SS ini datang ke RS dengan keluhan batuk di sertai muntah darah dengan berwarna kecoklatan.

Dari hasil skrining covid-19, pasien sedang demam dengan suhu 38,8 celcius, sesak napas RR 30 x/i.

Kemudian, sekitar pukul 04.50 WIB, pasien yang dikonsultasikan ke dr Rianty Sp,P, yang kemudian dilakukan rapit test dan hasilnya negatif. Dan dari hasil rontgen, TB paru-paru dan bukan pneumonia.

Baca Juga:  Update Hari Ini, Kasus Baru Covid-19 Bertambah 999, Sembuh 1.273

Hingga disimpulkan, pasien keadaan demam, batuk dan sesak napas yang dialami pasien kemungkinan TB Paru.

Sehingga pasien untuk sementara, harus di observasi di ruang isolasi covid-19 dengan diagnosa kerja TB Paru.

“Pasien memiliki riwayat dari Jakarta, sehingga pasien dirawat di isolasi covid-19,” ungkapnya.

Hotman mengungkapkan sesuai hasil kordinasi dengan pihak RS, pasien dapat dilakukan observasi sampai 14 hari. Selanjutnya, tambah Hotman, akan dilihat kembali kondisi perkembangan pasien.

“Ya kita akan lihat perkembangannya,” katanya.

Disinggung, apakah pasien ini telah dilakukan rapit test sebanyak dua kali dan apakah lendir sudah dikirim ke Medan, Hotman tidak dapat menjelaskan.

“Kita mau konfirmasi lagi, telepon Direktur sudah tidak aktif lagi. Besoklah kita tanya,” ujar Kepala Dinas Kominfo ini. (dedi)

To Top