Nusantara

Imbas Corona, Tingkat Kemacetan dan Kecelakaan Batam Turun Drastis

Kondisi di salah satu ruas jalan di daerah Batam Center tampak lengang. Foto/Nila

BATAM, VoIR – Untuk mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19), pemerintah Kota Batam melalui surat edarannya meminta masyarakat mengurangi aktifitas di luar ruangan. Banyak masyarakat yang melakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sejak tanggal 18 Maret 2020.

Akibatnya, beberapa ruas jalan, termasuk lalu lintas di Kota Batam cenderung lengang.

Walikota Batam dalam surat edaran bernomor 16 Tahun 2020 tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran covid-19 itu menghimbau kepada semua aparatur sipil negara (ASN) di Kota Batam agar bekerja dari rumah, tidak bepergian serta mengisolasi diri, termasuk meliburkan sekolah selama beberapa waktu.

Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan kemacetan di beberapa jalur jalan di Kota Batam mengalami penurunan atau turun drastis.

Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan kemacetan di beberapa jalur jalan mengalami penurunan. Foto/Internet

Purwadi menjelaskan sebelum covid-19 mewabah, seperti ruas jalan yang menghubungkan Nagoya sebagai wilayah pusat bisnis, Batam Center sebagai pusat pemerintahan dan pusat administrasi, Tanjung Uncang, Muka Kuning, Kabil, Batu Ampar, sebagai pusat industri, selalu tampak padat dan tak jarang kemacetan terjadi di beberapa titik.

Baca Juga:  Asyik! Besok Valentine Day, Ini 5 Coklat Termahal di Dunia

Tak hanya kemacetan, Purwadi juga menyebut angka kecelakaan di Kota Batam juga menurun akibat corona.

“Alhamdulillah sepi mbak. Macet berkurang jauh. Insya Allah kecelakaan juga turun,” kata Purwadi kepada VoIR, Kamis (26/03/2020).

Kendati kemacetan dan angka kecelakaan menurun, jajaran Polres Barelang tetap mengayomi dan memberi perlindungan kepada masyarakat di tengah penyebaran virus corona.

“Kita tetap melaksanakan kegiatan pencegahan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat seperti cara mencuci tangan yang benar, membersihkan tempat ibadah, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum,” kata Purwadi.

Terkait warga yang masih kerap berkumpul di tempat-tempat umum atau keramaian, Purwadi menambahkan tak segan-segan menunggui warga tersebut hingga selesai acara. Patroli skala besar pun dilakukan pada malam hari untuk menghimbau dan membubarkan masyarakat yang masih kerap berkumpul atau mangkal di tempat-tempat hiburan seperti café.

Melalui media ini, Purwadi menyampaikan kepada masyarakat di Kota Batam agar lebih dewasa dan bijak menyikapi informasi yang berkembang, terutama di media sosial.

“Kita akan bawa ke jalur hukum jika ada yang membuat berita-berita hoax terkait covid-19 ini sehingga masyarakat resah dan semakin khawatir,” tutup Purwadi. (Nila)

To Top