Kesehatan

Besok Kabupaten Humbahas Berlakukan Lockdown Terbatas

Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Foto/Internet

Humbahas, VoIR – Pemerintah Daerah Humbang Hasundutan akhirnya menetapkan melakukan lockdown terbatas mulai berlaku pada Sabtu (27/3).

Lockdown ini, dilakukan di pintu keluar masuk daerah Humbang Hasundutan. Keputusan itu disampaikan Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor II melalui lewat akun facebooknya yang ditulisnya, Jumat (27/3) sore.

“Dalam menangani pencegahan penyebaran covid-19, mulai besok tanggal 28 Maret 2020 akan dilakukan lockdown terbatas terbatas di pintu keluar masuk daerah Humbahas,” tulis Dosmar.

Humbahas akan berlakukan lockdown terbatas, seperti yang dituliskan Bupati Humbahas melalui akun resmi facebook pribadinya. Foto/Internet

Atas keputusan itu, Dosmar meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat apabila ada kendala yang dialami.

“Apabila ada kendala yang dialami masyarakat kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” sambung Dosmar.

Dosmar menambahkan atas keputusan yang dilakukan bersama, Polri, TNI, diminta dengan sangat bagi anak perantau untuk tidak pulang ke Humbang Hasundutan. Hal itu, bertujuan demi keselamatan secara khusus keluarga dan orangtua sampai masalah covid-19 mereda.

Baca Juga:  "Tunjukkan Hormatmu Kepada Kiai"

“Dan dimintakan dengan sangat agar semua anak perantau untuk tidak pulang ke Humbahas demi keselamatan keluarga secara khusus orang tua sampai masalah virus corona mereda,” harap Dosmar.

Ketika dikonfirmasi, Dosmar membenarkan yang ditulisnya itu diakun pribadinya. Menurut dia, keputusan yang ditetapkan itu, melihat situasi yang sudah tidak wajar. Dan pihaknya, membuat itu untuk menyelamatkan masyarakat.

“Ini situasi tidak wajar, yang utama adalah keselamatan jiwa,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Lockdown terbatas ini merupakan bagian dari mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di tiap pintu masuk ke daerah Humbang Hasundutan.

“Yang paling utama membatasi orang dari Humbahas masuk sampai masalah virus corona mereda,” tegasnya. (dedi)

To Top