Hukum

Halo! Proyek ‘Siluman’ di Kecamatan Cipayung Dipertanyakan

Pekerjaan Paving lahan parkir Kantor Kecamatan Cipayung Kota Depok. Foto/Rik

DEPOK, VoIR – Memasuki Triwulan pertama, seluruh OPD Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai melakukan kegiatan pembangunan, namun di Kecamatan Cipayung, tampak sebuah kegiatan proyek perbaikan lahan parkir dengan menggunakan paving block tidak disertai dengan informasi terbuka kepada publik, terkait kegiatan pembangunan tersebut, sehingga mengundang pertanyaan masyarakat.

Penggiat anti korupsi Kota Depok, Ivan mengatakan, Kecamatan Cipayung sebagai salah satu OPD Pemkot Depok, semestinya mengikuti langkah OPD lain yang sering melakukan kegiatan proyek pembangunan, seperti Disrumkim dan DPUPR.

“Harusnya Kecamatan Cipayung selaku OPD, mencontoh dinas lain, seperti Disrumkim dan DPUPR, dimana setiap kegiatan mereka selalu memasang papan proyek, sebagai simbol keterbukaan penggunaan APBD Kota Depok dan untuk informasi bagi masyarakat Depok,” ujarnya.

Ivan menegaskan, dengan tidak adanya informasi terbuka untuk masyarakat, seperti papan proyek yang dipasang di sekitar lokasi proyek perbaikan lahan parkir Kecamatan Cipayung tersebut, menjadi pertanyaan bagi masyarakat tentunya.

“Dengan tidak adanya papan proyek tentu jadi pertanyaan bagi masyarakat. Dari mana sumber biaya pekerjaan tersebut, bagaimana proses pemilihan kontraktor pelaksananya, berapa lama waktu pekerjaannya, berapa nilai pekerjaan tersebut,” paparnya.

Baca Juga:  Kenapa Lampu Sein Warna Kuning, Ternyata Ini Alasannya

Menurutnya, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), proyek tersebut tidak tercantum.

“Di SIRUP LKPP belum ada proyek paving dan penahan tembok Kecamatan Cipayung,” bebernya.

Ivan mengatakan, dalam SIRUP LKPP,  Kecamatan Cipayung baru mencantumkan paket Belanja Pemeliharaan Gedung, Pagu Rp 185.935.600,- , dengan metode pemilihan penyedia Pengadaan Langsung (PL), sumber dana APBD, dengan waktu pemilihan bulan Januari 2020.

Menurut informasi dari salah satu staf Kecamatan Cipayung, Senin (9/3/20), kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Riska Amalia Kasubbag Umum, Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Kecamatan Cipayung. Namun saat hendak dikonfirmasi, Riska tidak berada di Kecamatan Cipayung.

Plt. Camat Cipayung Muchsin Mawardi ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan, dirinya bersama para Lurah sedang rapat di Balaikota dan menyarankan agar konfirmasi kepada Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cipayung.

“Camat dan Lurah di undang rapat di Balaikota siang ini. Punten bisa ke pak Sekcam”, ujarnya.

Namun pada saat itu juga, Sekcam sedang tidak berada di ruangannya. (Rik)

To Top